Zulfa Nabila Efendi. K1322097. Pembimbing: Dyah Ratri
Aryuna, S.Pd., M.Si. EKSPERIMENTASI
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING
BERBANTUAN LKPD DENGAN PENDEKATAN RME (REALISTIC
MATHEMATIC EDUCATION) DITINJAU DARI SELF
EFFICACY TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS SISWA KELAS
VIII SMP NEGERI 16 SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2026.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah
yang memberikan hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras yang paling
baik, apakah model pembelajaran Discovery Learning, Discovery Learning berbantuan
LKPD, atau Discovery Learning berbantuan LKPD dengan pendekatan RME; (2) manakah
siswa yang memperoleh hasil belajar pada materi Teorema Pythagoras yang paling
baik, apakah siswa dengan self efficacy
tinggi, sedang, atau rendah; serta (3) ada tidaknya interaksi antara model
pembelajaran dengan self efficacy
terhadap hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras. Penelitian ini
termasuk penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh siswa kelas VIII SMPN 16 Surakarta tahun ajaran 2025/2026 yang terdiri
dari 7 kelas. Melalui cluster random
sampling, terpilih 31 siswa dari kelas VIII F sebagai kelas kontrol, 32
siswa dari kelas kelas VIII E sebagai kelas eksperimen 1, dan 32 siswa dari
kelas VIII C sebagai kelas eksperimen 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah metode tes untuk mengumpulkan data hasil belajar siswa, metode angket
untuk mengumpulkan data self efficacy siswa,
dan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data skor PSAS. Teknik analisis data
yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan sel tak sama 3 × 3. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang
dikenai model pembelajaran Discovery
Learning berbantuan LKPD dengan pendekatan RME, Discovery Learning berbantuan LKPD, dan Discovery Learning pada materi Teorema Pythagoras; (2) terdapat
perbedaan hasil belajar siswa pada materi Pythagoras pada siswa dengan kategori
self efficacy tinggi, sedang, dan
rendah; (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan self efficacy terhadap hasil belajar
siswa pada materi Teorema Pythagoras.