Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
faktor-faktor yang memengaruhi niat membeli minuman kopi gerobak listrik dengan
pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian dilakukan dengan
metode kuantitatif melalui survei terhadap 230 responden mahasiswa di
Yogyakarta yang pernah membeli produk kopi gerobak listrik. Instrumen
penelitian berupa 23 item kuesioner yang mencakup enam variabel utama: persepsi
kualitas, harga, sikap, norma subjektif, persepsi
kontrol perilaku, dan niat membeli kembali. Analisis data
menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least
Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas
berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, norma subjektif, dan
persepsi kontrol perilaku. Selain itu, harga juga berpengaruh positif dan
signifikan terhadap sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku.
Temuan lainnya menunjukkan bahwa sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol
perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat membeli kembali.
Selain itu, persepsi kualitas secara langsung juga berpengaruh positif
signifikan terhadap niat pembelian namun untuk variabel harga menunjukkan
negatif tidak signifikan terhadap niat membeli kembali. Secara keseluruhan,
penelitian ini menegaskan bahwa persepsi kualitas dan harga bertindak sebagai
stimulus penting yang membentuk proses psikologis konsumen (sikap, norma
subjektif, dan persepsi kontrol perilaku), yang pada akhirnya memengaruhi niat
membeli kembali. Naman, harga bersifat sebaliknya atau negatif tidak signifikan
apabila berhubungan langsung terhadap niat pembelian. Temuan ini memperluas
penerapan Theory of Planned Behavior dalam konteks usaha coffee-to-go
berbasis keberlanjutan dan memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha untuk
meningkatkan kualitas produk, menetapkan harga yang sesuai persepsi nilai,
serta memperkuat kemudahan akses dan transaksi guna mendorong pembelian ulang.