Penulis Utama : Muhammad Thoriq Aziz
NIM / NIP : V4123096

Kunyit (Curcuma longa L.) merupakan tanaman rempah yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional, bumbu masakan, dan industri. Produksi kunyit semakin menurun dan permintaan yang besar perlu peningkatan produksi. Salah satu kendala dalam budidaya yaitu pengadaan bibit kunyit yang berkualitas. Keberhasilan pembibitan dipengaruhi oleh kualitas bahan tanam, lingkungan, dan media tanam. Penggunaan zat pengatur tumbuh dapat meningkatkan pertumbuhan kunyit. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan dan analisis usahatani kunyit menggunakan pupuk kotoran hewan dan dosis hormon auksin. Kegiatan dilaksanakan di Tanon Kidul, RT 04/RW 04 Gedongan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada bulan Februari hingga Mei 2026 menggunakan dua komposisi media tanam, yaitu sekam bakar dan pupuk kotoran sapi (1:1), sekam bakar dan pupuk kotoran kambing (1:1), yang dikombinasikan dengan tiga dosis auksin, yaitu 0 ml/L, 1 ml/L, dan 2 ml/L. Pengamatan dilakukan terhadap persentase tumbuh, tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun, sedangkan analisis usahatani meliputi biaya variabel, biaya tetap, biaya total, penerimaan, keuntungan, R/C ratio, B/C ratio, dan Break Even Point (BEP). Kegiatan ini menunjukkan bahwa setiap aplikasi memberikan hasil pertumbuhan yang berbeda. Komposisi sekam bakar dan pupuk kotoran sapi dengan auksin 2 ml/L memberikan hasil terbaik dengan persentase tumbuh 60%, tinggi tanaman 32,9 cm, jumlah daun 6, lebar daun 7,2 cm, menghasilkan keuntungan tertinggi sebesar Rp88.992. Aplikasi tersebut juga memiliki nilai R/C ratio sebesar 1,70 dan B/C ratio sebesar 0,70 sehingga menjadi aplikasi yang paling layak untuk diusahakan dibandingkan aplikasi lainnya. Komposisi sekam bakar dan pupuk kotoran kambing dengan auksin 1 ml/L dan 2 ml/L menghasilkan persentase tumbuh yang lebih rendah sehingga jumlah bibit yang layak jual lebih sedikit dan kedua aplikasi tersebut mengalami kerugian. Terdapat hubungan antara komposisi media tanam dan dosis auksin dengan pertumbuhan bibit kunyit dan kelayakan usahatani. Aplikasi yang memberikan hasil terbaik adalah kombinasi sekam bakar, pupuk kotoran sapi, dan auksin 2 mL/L.

×
Penulis Utama : Muhammad Thoriq Aziz
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : V4123096
Tahun : 2026
Judul : PEMBIBITAN DAN ANALISIS USAHATANI KUNYIT (Curcuma longa L.) DENGAN APLIKASI PUPUK KOTORAN HEWAN DAN HORMON AUKSIN
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Vokasi - 2026
Program Studi : D-3 Agribisnis
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Auksin, Analisis usahatani, Kunyit, Pembibitan, Pupuk kotoran sapi, Pupuk kotoran kambing
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Desy Setyaningrum, S.P., M.P.
2. Muhammad Fariz Yoga Pranata, S.P., M.P.
Penguji : 1. Didik Suryadi, S.E., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Vokasi
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.