Tita Putri Nur
Fadhilah. K7122320. Pembimbing: Prof. Dr.
Sri Marmoah, M.Pd. MANAJEMEN KELAS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
KELAS IV SDN KADIPIRO 144 SURAKARTA. Tugas Akhir, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2026. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan perencanaan manajemen
kelas yang dilakukan oleh guru dalam mendukung pembelajaran Pendidikan
Pancasila di kelas IV SDN Kadipiro 144 Surakarta, mendeskripsikan pelaksanaan
manajemen kelas yang dilakukan oleh guru dalam mendukung pembelajaran
Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN Kadipiro 144 Surakarta, dan
mendeskripsikan evaluasi manajemen kelas yang dilakukan oleh guru dalam
mendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN Kadipiro 144
Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif
dengan pendekatan deskriptif, dengan sumber data meliputi proses pembelajaran Pendidikan
Pancasila dengan suasana belajar menyenangkan yang menerapkan manajemen
kelas, informan terdiri dari guru dan murid kelas IV, yang didukung oleh dokumentasi
modul ajar, hasil wawancara, foto dan rekaman video. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan
teknik non probability sampling dengan jenis purposive sampling, sedangkan keabsahan
data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelas dalam pembelajaran Pendidikan
Pancasila dengan suasana belajar menyenangkan di SDN Kadipiro 144 Surakarta
telah dilaksanakan melalui tiga tahapan. Pertama, perencanaan manajemen kelas
dilakukan guru dengan merumuskan tujuan pembelajaran, menyusun kesepakatan
kelas, menyiapkan lingkungan belajar, metode, media, aktivitas, diferensiasi
kebutuhan belajar, penguatan motivasi, serta evaluasi yang humanis dan
menyenangkan. Kedua, pelaksanaan manajemen kelas dilakukan guru dengan mengatur
ruang kelas, mendisiplinkan murid melalui pendekatan disiplin positif,
membangun komunikasi yang hangat, mengelola aktivitas pembelajaran yang
bervariasi, serta menerapkan metode pembelajaran sesuai kemampuan murid.
Ketiga, evaluasi manajemen kelas dilakukan guru melalui penilaian terhadap
kenyamanan belajar, ketertiban dan keseruan aktivitas pembelajaran, serta
tingkat keterlibatan murid, yang kemudian dijadikan dasar untuk melakukan
refleksi dan tindak lanjut perbaikan pembelajaran. Manajemen kelas yang
diterapkan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, membuat murid
lebih antusias, aktif berpartisipasi, berani mengemukakan pendapat, dan
terlibat secara optimal dalam pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi
teoritis berupa tambahan kajian mengenai manajemen kelas dalam pembelajaran
Pendidikan Pancasila yang menyenangkan di sekolah dasar dan implikasi praktis
sebagai masukan bagi guru dan sekolah dalam mengelola kelas agar tercipta
pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi murid.