Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis kesulitan siswa kelas IV SD Negeri 2 Tamanwinangun dengan gaya belajar visual dalam menyelesaikan masalah matematika materi pecahan, (2) mendeskripsikan jenis kesulitan siswa kelas IV SD Negeri 2 Tamanwinangun dengan gaya belajar auditori dalam menyelesaikan masalah matematika materi pecahan, (3) mendeskripsikan jenis kesulitan siswa kelas IV SD Negeri 2 Tamanwinangun dengan gaya belajar kinestetik dalam menyelesaikan masalah matematika materi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 29 siswa kelas empat dengan jenis gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi angket, tes, dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, siswa dengan gaya belajar visual mengalami kesulitan dalam menentukan strategi penyelesaian yang sesuai, melakukan perhitungan dengan tepat, dan memeriksa kembali hasil pekerjaan. Kedua, siswa dengan gaya belajar auditorial mengalami kesulitan dalam mengubah informasi pada soal ke dalam bentuk matematika, menentukan strategi penyelesaian yang tepat, dan melakukan perhitungan secara teliti. Ketiga, siswa dengan gaya belajar kinestetik mengalami kesulitan dalam menyusun strategi penyelesaian secara sistematis, menerapkan langkah-langkah penyelesaian secara runtut, dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Secara umum, jenis kesulitan yang dialami siswa pada ketiga gaya belajar meliputi kesulitan dalam menyusun strategi penyelesaian, melakukan perhitungan, dan memeriksa kembali hasil pekerjaan. Siswa dengan gaya belajar auditori menunjukkan kesulitan yang relatif lebih rendah dibandingkan siswa dengan gaya belajar visual dan kinestetik. Dengan demikian, setiap gaya belajar menunjukkan jenis kesulitan yang berbeda dalam menyelesaikan masalah matematika materi pecahan.