Alfrits Yulia Putri. K4322011. Pembimbing: Dr. Meti Indrowati, S.Si., M.Si. PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERINTEGRASI SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Discovery Learning terintegrasi pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem reproduksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experimental tipe Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design yang dilaksanakan di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2025/2026. Sampel dipilih melalui teknik Cluster Random Sampling dengan kelas XI F-2 sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran Discovery Learning terintegrasi SSI dan kelas XI F-5 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran Discovery Learning. Data keterampilan berpikir kritis dikumpulkan menggunakan tes esai yang disusun berdasarkan indikator berpikir kritis menurut Ennis (1985), meliputi memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, membuat kesimpulan, memberikan klarifikasi lanjut, serta mengatur strategi dan taktik. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANCOVA setelah seluruh persyaratan analisis terpenuhi, yaitu normalitas, homogenitas, linearitas, dan homogenitas kemiringan regresi. Hasil uji ANCOVA menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning terintegrasi SSI berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik (F = 5,116; p = 0,027). Hasil tersebut didukung dengan capaian keterampilan berpikir kritis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol pada seluruh indikator yang diukur. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning terintegrasi Socio-Scientific Issues (SSI) efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem reproduksi, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran Biologi untuk memberdayakan keterampilan berpikir kritis peserta didik.