Rendahnya purpose in life pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Colomadu ditunjukkan oleh masih adanya siswa yang mengalami kebingungan dalam menentukan tujuan hidup dan merencanakan masa depan. Kondisi tersebut terlihat dari kurangnya pemahaman siswa terhadap potensi dan karakter dirinya, serta keraguan dalam menentukan arah dan langkah untuk mencapai masa depan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi “Life Path Simulator” untuk meningkatkan purpose in life siswa kelas X SMA Negeri 1 Colomadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala purpose in life yang dikembangkan oleh peneliti dan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan uji nonparametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisis diperoleh nilai (Asymp. Sig. 2 tailed) sebesar 0,005 (< 0,05) yang berarti hipotesis (Ha) diterima, sehingga bimbingan kelompok teknik permainan simulasi “Life Path Simulator” efektif untuk meningkatkan purpose in life siswa kelas X SMA Negeri 1 Colomadu. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok teknik permainan simulasi “Life Path Simulator” dapat digunakan sebagai alternatif layanan untuk membantu meningkatkan purpose in life siswa di sekolah. Saran bagi guru bimbingan dan konseling dapat menggunakan panduan eksperimen yang telah dikembangkan sebagai acuan dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan penelitian dengan subjek dan desain yang berbeda.Kata Kunci: bimbingan kelompok, permainan simulasi, purpose in life.