Taufiq Mahera Putra, 2026. Tipologi Kecelakaan Lalu
Lintas Untuk Manajemen Keselamatan Jalan Perkotaan: Studi Kasus Kota Surakarta.
Skripsi. Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sebelas
Maret, Surakarta.Kecelakaan lalu
lintas merupakan permasalahan keselamatan jalan perkotaan yang dipengaruhi oleh
kombinasi faktor pengguna jalan, kendaraan, lingkungan jalan, waktu kejadian,
dan karakteristik wilayah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
karakteristik kecelakaan lalu lintas di Kota Surakarta, menemukan kombinasi
atribut yang berasosiasi dengan kejadian kecelakaan menggunakan Association
Rule Mining (ARM), menyusun tipologi kecelakaan yang dapat ditafsirkan, serta
memetakan rekomendasi intervensi yang selaras dengan Rencana Umum Nasional
Keselamatan (RUNK). Penelitian ini menggunakan seluruh rekaman kecelakaan yang
tersedia dalam dataset tahun 2023-2026, dengan tahun 2026 diperlakukan sebagai
bagian dari data tersedia dan bukan sebagai dasar analisis tren tahunan penuh.Data yang
digunakan merupakan data sekunder kecelakaan lalu lintas Kota Surakarta dari
Satlantas Polresta Surakarta sebanyak 4.390 rekaman. Analisis dilakukan melalui
audit kualitas data, standardisasi kategori, statistik deskriptif, tabulasi
silang, pembentukan itemset, dan penerapan algoritma Apriori pada ARM. Aturan
asosiasi diseleksi menggunakan nilai support, confidence, dan lift, kemudian
disaring untuk menghilangkan aturan yang tautologis, redundan, terlalu
spesifik, atau tidak relevan secara substantif. Aturan yang lolos penyaringan
selanjutnya disintesis menjadi tipologi kecelakaan, tanpa menafsirkan hasil ARM
sebagai hubungan sebab-akibat.Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tabrakan depan-samping merupakan jenis tabrakan paling
dominan, yaitu 1.625 rekaman atau 37,02%, sedangkan kecelakaan fatal/serius
berjumlah 189 rekaman atau 4,31% dari seluruh data. Aturan asosiasi terkuat
dengan consequent fatal/serius memiliki support 0,251%, confidence 18,97%, dan
lift 4,41, yang menunjukkan asosiasi kuat antara tabrakan depan-depan,
keterlibatan sepeda motor, waktu 00:00-05:59, dan kejadian fatal/serius.
Sintesis hasil menghasilkan enam tipologi utama, yaitu kecelakaan sepeda motor
dini hari, kecelakaan melibatkan pejalan kaki, kecelakaan pada bentuk jalan X,
tabrakan depan-belakang, kecelakaan tunggal, dan kecelakaan jalan kolektor dini
hari. Tipologi tersebut dapat digunakan sebagai dasar awal untuk prioritas
intervensi keselamatan jalan, seperti manajemen kecepatan, peningkatan
keselamatan pengguna rentan, perbaikan fasilitas jalan, pengelolaan konflik
simpang, dan penguatan sistem data keselamatan jalan perkotaan.
Kata kunci: Association Rule
Mining, kecelakaan lalu lintas, keselamatan jalan,
Surakarta, tipologi kecelakaan.