ABSTRAKDomba merupakan hewan ternak yang banyak dipelihara untuk diambil manfaatnya seperti daging, susu dan bulu. Manajemen pemeliharaan domba perlu diperhatikan dengan tujuan memaksimalkan hasil keuntungan usaha. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui keadaan umum peternakan, manajemen pemeliharaan, dan analisa usaha peternakan. Pelaksanaan tugas akhir dilakukan di Magetan Muda Farm (Mada Farm), Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Materi yang digunakan antara lain: alat tulis, smartphone, wearpack, sepatu boot, alat ukur (timbangan dan meteran), dan daftar pertanyaan wawancara. Metode yang digunakan dalam kegiatan tugas akhir ini adalah pengamatan secara langsung (observasi), pengambilan sampel, wawancara dan studi pustaka. Data yang diambil antara lain pertambahan bobot badan domba, analisis kecukupan nutrien, dan analisa usaha. Pertambahan bobot domba dilakukan dengan penimbangan sampel 5 ekor pejantan domba berumur 8-10 bulan pada kedatangan dan akhir kegiatan magang. Analisis kecukupan nutrien didasarkan pada perhitungan pemberian bahan kering. Analisa usaha dilakukan dengan wawancara lalu dibandingkan dengan literatur. Pembelian dan penjualan domba serta pembelian pakan tercatat dengan baik, sedangkan pencatatan kesehatan masih kurang baik. Limbah diolah untuk digunakan pribadi. Penyakit yang pernah menyerang antara lain pink eye, kutu domba, dan cacingan. Hasil dari evaluasi perhitungan kecukupan nutrien yang berupa bahan kering (BK) yang diberikan surplus sekitar 0,271 kg, pemberian protein kasar (PK) defisit 0,061 kg, sedangkan pemberian Total Digestible Nutrien(TDN) seimbang. Perhitungan Benefit Cost Ratio sebesar 1,17 yang artinya usaha tersebut layak dan efisien untuk dijalankan. Titik impas yang harus dicapai adalah ketika Break Even Point rupiah sebesar Rp 574.369.411 dan Break Even Point unit sebesar 246 ekor. Nilai Payback Period of Credit sebesar 1,42 artinya perusahaan mampu mengembalikan biaya investasi yang dijalankan dalam jangka waktu 1,42 tahun. Dapat disimpulkan bahwa, usaha ini sangat layak untuk dipertahankan, karena memiliki potensi keuntungan yang besar, terutama jika dikelola dengan baik.