Penulis Utama : Addina Harir Nur Azka
NIM / NIP : H0220001

Pemakaian pupuk kimia secara berlebihan dan dalam jangka panjang berpotensi menurunkan kesuburan tanah yang nantinya dapat berdampak pada produksi tanaman. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan pupuk hayati berupa biofilm biofertilizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi biofilm biofertilizer dari lereng barat Gunung Lawu dan mendapatkan kombinasi perlakuan terbaik dalam meningkatkan kadar N, P, K tanah Andisol serta pertumbuhan pakcoy. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu K (kontrol/tanpa biofilm biofertilizer + tanpa pupuk kimia NPK), A (tanpa biofilm biofertilizer + 100% pupuk kimia NPK), B (25% biofilm biofertilizer + 75% pupuk kimia NPK), C (50% biofilm biofertilizer + 50% pupuk kimia NPK), D (75% biofilm biofertilizer + 25% pupuk kimia NPK), dan E (100% biofilm biofertilizer + tanpa pupuk kimia NPK) dengan 4 kali ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan B (25% biofilm biofertilizer + 75% pupuk kimia NPK) memberikan hasil tertinggi pada KTK (87,74% lebih tinggi), N-Total (34,38% lebih tinggi), K-tersedia (42,86% lebih tinggi), lebar daun (161,82% lebih tinggi), berat segar tanaman (37 kali lebih tinggi), dan berat kering tanaman (23 kali lebih tinggi) dibanding kontrol. Perlakuan E (100% biofilm biofertilizer + tanpa pupuk kimia NPK) memberikan hasil tertinggi pada P-Tersedia (116,67% lebih tinggi), populasi bakteri (25,94% lebih tinggi), serta populasi jamur (42,13% lebih tinggi) dibanding kontrol. Perlakuan E (100% biofilm biofertilizer + tanpa pupuk kimia NPK) juga dapat menurunkan pH H2O tanah sebesar 9,68% lebih rendah dibanding kontrol. Peningkatan tinggi tanaman dan jumlah daun tertinggi terdapat pada perlakuan A (tanpa biofilm biofertilizer + 100% pupuk kimia NPK) berturut-turut sebesar 315,29?n 213,64% lebih tinggi dibanding kontrol. Perlakuan B (25% biofilm biofertilizer + 75% pupuk kimia NPK) memberikan pengaruh paling baik pada parameter KTK, N-Total, K-Tersedia, lebar daun, berat segar tanaman, dan berat kering tanaman. Perlakuan E (100% biofilm biofertilizer + tanpa pupuk kimia NPK) juga memberikan hasil yang relatif baik setelah perlakuan B (25% biofilm biofertilizer + 75% pupuk kimia NPK) pada parameter P-Tersedia, populasi bakteri, dan populasi jamur.

×
Penulis Utama : Addina Harir Nur Azka
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0220001
Tahun : 2025
Judul : Uji Potensi Biofilm Biofertilizer dari Lereng Barat Gunung Lawu terhadap Kadar N, P, K, dan Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica chinensis L.) di Tanah Andisol
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2025
Program Studi : S-1 Ilmu Tanah
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : biofilm biofertilizer, pupuk kimia, Andisol, pakcoy, Gunung Lawu
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://doi.org/10.18393/ejss.1819557
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. MMA. Retno Rosariastuti, M.Si.
2. Dr. Ir. Sumani, M.Si.
Penguji : 1. Prof. Dr. Ir. Purwanto, M.S.
Catatan Umum : tidak ada DOI/DOI Invalid
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.