Alfi Nurjanah. H0821006. 2025. “Analisis Faktor-Faktor Yang
Memengaruhi Margin Pemasaran Kopi di Kabupaten Magetan”. Dibimbing
oleh Prof. Dr. Ir. Endang Siti Rahayu, M.S. dan Amalia Nadifta Ulfa, S.P., M.Sc.
Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.
Kabupaten Magetan merupakan salah satu daerah penghasil kopi di Provinsi
Jawa Timur dengan jumlah produksi pada tahun 2023 sebesar 272 ton. Kondisi
Kabupaten Magetan yang berada di lereng Gunung Lawu mendukung pertumbuhan
tanaman kopi. Hasil usahatani kopi kemudian dipasarkan ke konsumen melalui
lembaga pemasaran. Lembaga pemasaran mengeluarkan biaya pemasaran untuk
melaksanakan aktivitas pemasaran sehingga terjadi perbedaan harga di tingkat
konsumen dan produsen yang disebut dengan margin pemasaran. Margin
pemasaran disebabkan oleh banyak faktor seperti biaya pemasaran yang
dikeluarkan, harga di tingkat petani, dan jumlah lembaga pemasaran yang dilalui.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran kopi, mengetahui
biaya, keuntungan, dan margin pemasaran kopi, mengetahui saluran pemasaran
kopi yang paling efisien secara ekonomi, dan mengetahui faktor-faktor yang
memengaruhi margin pemasaran kopi di Kabupaten Magetan.
Metode dasar penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Penentuan
lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling didasarkan pada jumlah
produksi kopi dengan lokasi penelitian di Kelurahan Alastuwo, Kecamatan Poncol
dan Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan. Pengambilan sampel petani dilakukan
secara proportional random sampling sebanyak 60 petani dan pengambilan sampel
pedagang dilakukan secara snowball sampling sebanyak 9 pedagang. Metode
analisis yang digunakan adalah cost margin analysis dan analisis regresi linear
berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima saluran pemasaran kopi di
Kabupaten Magetan. Saluran I yaitu petani – pedagang pengumpul desa – pedagang
besar luar kota – konsumen industri. Saluran II yaitu petani – pedagang pengumpul
desa – pedagang pengecer luar kota – konsumen perorangan. Saluran III yaitu
petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen perorangan.
Saluran IV yaitu petani – pedagang pengumpul – konsumen perorangan. Saluran V
yaitu petani – pedagang pengecer – konsumen perorangan. Margin pemasaran
terbesar adalah saluran IV sebesar Rp135.000/kg dengan jenis produk yaitu kopi
bubuk dan margin pemasaran terkecil adalah saluran V sebesar Rp20.000/kg,
dengan jenis produk green bean. Saluran V merupakan saluran pemasaran yang
paling efisien berdasarkan margin pemasaran, namun aktivitas yang dilakukan oleh
lembaga pemasaran pada saluran V belum maksimal untuk meningkatkan nilai jual
kopi. Faktor-faktor yang memengaruhi margin pemasaran kopi di Kabupaten
Magetan adalah biaya pemasaran, harga kopi di tingkat petani, dan jumlah lembaga
pemasaran yang dilalui, dengan biaya pemasaran merupakan variabel yang paling
berpengaruh.