Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dengan Multimedia untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika; (2) meningkatkan motivasi dalam pembelajaran matematika; (3) meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran matematika; (4) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika tentang pengukuran waktu pada siswa kelas II SD Negeri Tanuharjo.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek guru dan siswa kelas II SD Negeri Tanuharjo berjumlah 33 siswa. Data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini, menunjukkan penerapan model Problem Based Learning dengan Multimedia dilaksanakan dengan langkah-langkah, yaitu: (1) orientasi masalah dengan Multimedia; (2) mengorganisasikan siswa untuk belajar dengan multimedia; (3) membimbing penyelidikan individu dan kelompok; (4) mengembangkan dan menyajikan hasil analisis pemecahan masalah; (5) analisis dan evaluasi hasil proses pemecahan masalah dengan multimedia. Penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia dapat meningkatkan motivasi dengan lima indikator, yaitu: (1) adanya keinginan dan kebutuhan untuk melakukan aktivitas belajar; (2) memiliki mimpi dan cita-cita yang ingin dicapai; (3) kegiatan pembelajaran yang menarik; (4) lingkungan yang positif; (5) ketekunan dalam menyelesaikan tugas; (6) keuletan dalam menghadapi tantangan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan pada motivasi belajar siswa, pada siklus I dalam kategori cukup, pada siklus III meningkat menjadi kategori sangat baik. Begitu pula pada hasil belajar, pada siklus I dalam kategori cukup, siklus II kategori baik, dan siklus III meningkat menjadi kategori sangat baik,. Kendala yang dialami pada saat penelitian, yaitu siswa pasif dalam pembelajaran dan siswa kurang bekerja sama dalam berdiskusi kelompok. Solusi dari kendala, yaitu guru memberikan motivasi dan ice breaking untuk menyemangatkan siswa dan guru membimbing dan mengarahkan siswa untuk membagi tugas dengan adil pada setiap anggota kelompok.Kesimpulan penelitian ini, penerapan model Problem Based Learning dengan Multimedia dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika pengukuran waktu siswa kelas II SD Negeri Tanuharjo.