Latar Belakang: PT Delta Merlin Dunia Textile IV Boyolali merupakan salah satu
Perusahaan tekstil yang memiliki Tingkat kebisingan tinggi, khususnya pada bagian
weaving. Paparan kebisingan yang melebihi nilai ambang batas dapat mengganggu
kesehatan pekerja, salah satunya memicu peningkatan tekanan darah akibat aktivasi
sistem saraf simpatis. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk mencegah
dampak tersebut adalah alat pelindung telinga berupa ear muff. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ear muff terhadap
perubahan tekanan darah pada pekerja bagian weaving di PT DMDT IV Boyolali.Metode: Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan desain nonequivalent
control group. Sampel berjumlah 64 responden, terdiri dari 32 kelompok
eksperimen dan 32 kelompok kontrol. Pengukuran tekanan darah dilakukan
sebelum dan sesudah perlakuan selama tiga hari berturut-turut menggunakan
sphygnanometer digital. Kelompok eksperimen diberi perlakuan ear muff sebagai
alat pelindung telinga. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test, independent
t-test, dan one-way ANOVA.
Hasil: Tekanan darah kelompok eksperimen menurun signifikan setelah
penggunaan ear muff (p = 0,001), dimana nilai p lebih kecil dari 0,05. Hasil uji
independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen
dan kontrol (p = 0,001), nilai p lebih kecil dari 0,05. Hasil uji one-way ANOVA
menunjukkan perbedaan tekanan darah sistolik (p = 0,049) dan diastolik (p = 0,033)
antar hari pada kelompok eksperimen (<0> 0,05).
Simpulan: Penggunaan ear muff efektif dalam menurunkan tekanan darah pekerja
yang terpapar kebisingan dan dapat dijadikan sebagai intervensi preventif di
lingkungan kerja bising.