Kecamatan Tawangmangu merupakan daerah yang memiliki jumlah penduduk
cukup pesat dan terkonsentrasi terutama di Kelurahan Tawangmangu dengan
persentase sebesar 18,79% (BPS Kecamatan Tawangmangu, 2024). Hal tersebut dapat
menyebabkan berbagai perubahan penggunaan lahan dan erosi ketika musim hujan. Penelitian
ini bertujuan mengetahui besar erosi di Kecamatan Tawangmangu Tahun 2024,
menentukan tingkat bahaya erosi di Kecamatan Tawangmangu Tahun 2024, dan
menentukan arahan konservasi tanah di Kecamatan Tawangmangu Tahun 2024.
Penelitian ini menggunakan metode analisis prediksi erosi yaitu metode Universal
Soil Loss Equation (USLE) dengan parameter erosivitas, erodibilitas,
panjang dan kemiringan lereng, tutupan vegetasi, dan tindakan konservasi. Hasil
penelitian menunjukkan besar erosi di Kecamatan Tawangmangu Tahun 2024 yaitu
sebesar 30.864,94 ton/ha/ton, tingkat bahaya erosi di Kecamatan Tawangmangu
Tahun 2024 yaitu tingkat bahaya ringan 927,42 ha (13,14%), tingkat bahaya erosi
sedang 1.510,4 ha (21,48%), tingkat bahaya erosi berat 2.664,85 ha (37,83%) dan
tingkat bahaya erosi sangat berat 1.104,81 ha (14,39%), arahan konservasi
berdasarkan kemiringan lereng yaitu arahan konservasi datar hingga landai,
arahan konservasi agak curam, dan arahan konservasi curam hingga sangat curam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah prediksi
erosi dengan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) di
Kecamatan Tawangmangu dapat memberikan perkiraan tingkat erosi yang terjadi
sehingga dapat dilakukan rekomendasi arahan konservasi tanah agar erosi dapat
diperkecil.