Fadhillah Chonifat Larasati.
K8121021. Pembimbing: Nurul Kusuma Dewi S.Pd., M.Pd. PROFIL KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN SOSIAL GURU PAUD DI KECAMATAN BAKI. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan Dan Ilmu
Kependidikan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kompetensi
kepribadian dan sosial
guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Taman Kanak- Kanak (TK) di Gugus Budi Mulya,
Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kompetensi kepribadian dan sosial
merupakan dua aspek
penting yang berpengaruh terhadap kualitas proses
pembelajaran serta hubungan interpersonal guru dengan peserta didik, orang tua,
dan lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket yang dibagikan kepada
50 guru PAUD. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil Rhitung
> Rtabel dan nilai signifikansi < 0,05, serta nilai Cronbach’s Alpha > 0,60, sehingga dinyatakan
valid dan reliabel.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil
kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Gugus Budi
Mulya, Kecamatan Baki,
Kabupaten Sukoharjo. Kompetensi kepribadian dan sosial merupakan aspek penting dalam menunjang profesionalisme guru, terutama dalam membangun hubungan interpersonal
yang efektif serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berbudaya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen
berupa angket yang diberikan kepada guru TK sebagai responden. Hasil analisis data
menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru memiliki persentase sebesar 93%,
sementara kompetensi sosial mencapai 92%, yang keduanya termasuk dalam kategori
sangat baik. Kompetensi kepribadian tercermin dalam kemampuan guru menerima
masukan dari orang lain, melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran, dan menghargai keberagaman
budaya serta sosial peserta didik.
Adapun kompetensi sosial tercermin melalui
kemampuan guru dalam
menciptakan lingkungan kelas yang inklusif, membangun komunikasi berkelanjutan
dengan orang tua, serta mengintegrasikan nilai-nilai sosial budaya dalam
pembelajaran.Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi
kepribadian dan sosial sebagai bagian integral dalam peningkatan kualitas
pendidikan anak usia dini. Dengan memahami profil kompetensi guru secara menyeluruh,
diharapkan tercipta lingkungan pembelajaran yang mendukung perkembangan
holistik anak.