Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan komitment pegawai terhadap peningkatan kualitas hidup terkait pekerjaan masa pandemi COVID-19 pada pegawai di Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup di kota Dili, Timor-Leste. Sementara, sampel pada penelitian ini berjumlah 168 responden yang dikumpulkan melalui kuesioner online dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling dan purposive sampling yang disesuaikan dengan kriteria sampel yaitu karyawan yang bekerja aktif selama masa COVID-19 dan sampe saat ini di bagian Direktur Jenderal Pariwisata dan Lingkungan Hidup. Pada penelitian ini juga dilakukan uji hipotesis dengan metode SEM menggunakan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitment karyawan terhadap perubahan, komitmen afektif terhadap perubahan, dan komitmen normatif terhadap perubahan, namun berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap komitmen berkelanjutan terhadap perubahan. Selanjutnya, komitmen afektif terhadap perubahan dan komitmen berkelanjutan terhadap perubahan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja, sedangkan komitmen normatif terhadap perubahan berpengaruh positif da signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja. Analisis mediasi menunjukkan bahwa komitmen afektif terhadap perubahan dan komitmen berkelanjutan terhadap perubahan tidak memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kualitas kehidupan kerja, sementara komitmen normatif terhadap perubahan terbukti memediasi secara signifikan (parsial) hubungan tersebut. Hal ini menyoroti pentingnya komitmen nomatif dan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kualitas kehidupan kerja dalam organisasi.