ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk peranti kohesiyang digunakan dalam tulisan deskripsi siswa, (2) bentuk kesalahan peranti kohesidalam tulisan deskripsi siswa, (3) faktor penyebab terjadinya kesalahan perantikohesi dalam tulisan deskripsi siswa; dan (4) upaya mengatasi kesalahan perantikohesi dalam tulisan deskripsi siswa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif denganpendekatan analisis isi. Teknik sampling penelitian ini menggunkan purposivesampling. Sampel penelitian yang diambil berjumlah 48 dari 100 data. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya bentuk peranti kohesi gramatikalmaupun leksikal. Peranti kohesi gramatikal meliputi 18 referensi, 2 substitusi, 2elipsis, 11 konjungsi. Peranti kohesi leksikal yang ditemukan meliputi 4 repetisi, 1sinonimi, 2 antonimi,1 hiponimi. Bentuk kesalahan peranti kohesi antara lainpenggunaan substitusi dan elipsis yang diulang-ulang, selain itu siswa cenderungmeletakkan kata hubung di awal kalimat dan digunakan secara bersamaan,misalnya „dan”, “yang”, “pada”, dan “saat”. Penelitian ini memaparkan faktorpenyebab terjadinya kesalahan peranti kohesi dalam tulisan deskripsi siswadisebabkan karena siswa masih kurang paham dengan materi yang diajarkan, sertarendahnya wawasan dan kurangnya latihan. Dalam hal ini, upaya mengatasikesalahan peranti kohesi dalam tulisan deskripsi siswa adalah menambahwawasan pada sumber lain dan umpan balik dari guru sangat diperlukan untukmengatasi kesulitan maupun kesalahan yang dihadapi siswa.Kata Kunci : peranti kohesi, faktor penyebab, upaya mengatasi, teks deskripsi