Pendidikan abad ke-21 menekankan pengembangan keterampilan 4C (critical thinking, creativity, collaboration, dan communication), salah satunya adalah kreativitas. Penerapan model pembelajaran yang tepat berperan penting dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 8E berbantuan LKPD terintegrasi STEAM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI SMA Negeri 4 Surakarta pada materi koloid. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling, sehingga diperoleh dua kelas sebagai sampel penelitian, yaitu kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kreatif yang diberikan melalui desain pretest–posttest nonequivalent control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Learning Cycle 8E berbantuan LKPD terintegrasi STEAM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada materi koloid. Hal ini didasarkan pada hasil uji independent sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (0,000 < 0,05), sehingga Hₐ diterima dan H₀ ditolak. Berdasarkan hasil analisis statistik, rata-rata nilai posttest keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada kelas eksperimen sebesar 85,41, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 81,73. Seluruh indikator keterampilan berpikir kreatif mengalami peningkatan baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model Learning Cycle 8E berbantuan LKPD terintegrasi STEAM berpengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik dan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran, baik pada materi koloid maupun topik pembelajaran lain di SMA.