Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
menganalisis jenis kesalahan siswa, dan (2) faktor penyebab kesalahan siswa
dalam pemecahan masalah soal cerita matematika materi operasi bilangan cacah
pada siswa kelas V SD Negeri 1 Gemeksekti. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah 29 siswa
kelas V tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
tes pemecahan masalah, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan
model interaktif Miles and Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan, dengan uji validitas menggunakan triangulasi teknik
dan triangulasi waktu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kesalahan siswa terjadi pada setiap tahapan pemecahan masalah berdasarkan
prosedur teori polya, yaitu berdaasarkan: (1) jenis kesalahan siswa dalam
memahami masalah, seperti tidak menuliskan informasi yang diketahui dan
ditanyakan secara lengkap, kesalahan dalam merencanakan penyelesaian, berupa
ketidakmampuan menyusun model matematika yang tepat, kesalahan dalam
melaksanakan rencana, seperti kekeliruan dalam melakukan operasi hitung dan kesalahan
dalam meninjau kembali hasil, yaitu tidak melakukan pengecekan atau tidak
menuliskan kesimpulan dengan benar. (2) faktor penyebab kesalahan meliputi
faktor internal, seperti rendahnya pemahaman konsep, kurangnya ketelitian,
motivasi belajar yang rendah, dan kemampuan membaca yang kurang; serta faktor
eksternal, seperti kurangnya variasi metode pembelajaran dan minimnya
penggunaan media pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya
perbaikan pembelajaran yang lebih variatif dan berorientasi pada penguatan
pemahaman konsep serta latihan pemecahan masalah secara sistematis.