Penulis Utama : Munna Amalya Sholekah
NIM / NIP : K1322068

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) model pembelajaran mana yang menghasilkan kemampuan representasi matematis lebih baik antara model pembelajaran CORE dengan pendekatan CRA atau model pembelajaran langsung pada materi garis dan sudut; (2) kategori gaya belajar siswa visual, auditorial, atau kinestetik yang memiliki kemampuan representasi matematis lebih baik pada materi garis dan sudut; (3) pada masing-masing gaya belajar siswa, berdasarkan model pembelajaran mana yang menghasilkan kemampuan representasi matematis lebih baik; (4) pada masing-masing model pembelajaran, berdasarkan kategori gaya belajar siswa mana yang memiliki kemampuan representasi matematis lebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2 ×3. Populasi penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Mojolaban Tahun Ajaran 2025/2026, dengan sampel kelas VII C sejumlah 32 siswa dan VII D sejumlah 31 siswa, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, tes, dan angket. Analisis data dilakukan menggunakan analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran CORE dengan pendekatan CRA menghasilkan kemampuan representasi lebih baik daripada model pembelajaran langsung; (2) siswa gaya belajar visual memiliki kemampuan representasi matematis lebih baik dibanding siswa gaya belajar auditorial dan kinestetik, kemudian siswa gaya belajar auditorial dan kinestetik memiliki kemampuan representasi matematis yang sama baiknya; (3) pada gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, model pembelajaran CORE dengan CRA menghasilkan kemampuan representasi matematis lebih baik dibanding model pembelajaran langsung; (4) pada model pembelajaran CORE dengan CRA dan model pembelajaran langsung, siswa gaya belajar visual memiliki kemampuan representasi matematis lebih baik dibanding siswa gaya belajar auditorial dan kinestetik, kemudian siswa gaya belajar auditorial dan kinestetik memiliki kemampuan representasi matematis yang sama baiknya. 

×
Penulis Utama : Munna Amalya Sholekah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K1322068
Tahun : 2026
Judul : Eksperimentasi Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending dengan Pendekatan Concrete Representational Abstract Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMP Negeri 3 Mojolaban Tahun Ajaran 2025/2026
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2026
Program Studi : S-1 Pendidikan Matematika
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : kemampuan representasi matematis, model pembelajaran CORE, pendekatan CRA, model pembelajaran langsung, gaya belajar.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Yemi Kuswardi, S.Si., M.Pd.
Penguji : 1. Dr. Budi Usodo, M.Pd.
2. Dr. Triyanto, S.Si., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.