Kemampuan
membaca pemahaman merupakan fondasi utama bagi peserta didik dalam menyerap
informasi dari bacaan, sehingga rendahnya kemampuan ini berdampak pada capaian
akademik siswa. Masih banyak siswa kelas V sekolah dasar yang kesulitan
memahami isi bacaan secara mendalam meskipun sudah mampu membaca secara teknis.
Kondisi ini diduga terkait dengan rendahnya minat baca dan terbatasnya
penguasaan kosakata siswa, karena keduanya merupakan prasyarat penting dalam
pemahaman bacaan. Jika tidak segera diatasi, permasalahan ini dikhawatirkan
menghambat prestasi belajar Bahasa Indonesia dan perkembangan literasi siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara minat baca dan
penguasaan kosakata dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V di
Gugus Tarumanegara dan Gugus Kartasura.Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel
penelitian diambil melalui teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan angket minat baca, tes penguasaan kosakata, dan tes membaca
pemahaman. Sebelum analisis utama, dilakukan uji normalitas dan uji linearitas
sebagai prasyarat analisis data. Analisis data selanjutnya menggunakan teknik
korelasi Pearson Product-Moment dan korelasi ganda.
Hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca
dengan kemampuan membaca pemahaman (r = 0,755; sig. 0,000 < 0,05). Selain
itu, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan kosakata
dengan kemampuan membaca pemahaman (r = 0,633; sig. 0,000 < 0,05). Secara
simultan, minat baca dan penguasaan kosakata juga memiliki hubungan yang
positif dan signifikan dengan kemampuan membaca pemahaman (R = 0,787; sig.
0,000 < 0,05). Temuan tersebut mengindikasikan bahwa semakin tinggi minat baca
dan semakin baik penguasaan kosakata siswa, semakin meningkat pula kemampuan
membaca pemahaman mereka. Dengan demikian, minat baca dan penguasaan kosakata
terbukti berperan penting dalam menunjang kemampuan membaca pemahaman pada
pembelajaran Bahasa Indonesia.Kata kunci: minat baca, penguasaan
kosakata, kemampuan membaca pemahaman.