| Penulis Utama | : | Iis Sulastri |
| NIM / NIP | : | S532308050 |
Latar Belakang: Prevalensi anemia masih menjadi permasalahan kesehatan karena angka kejadian lebih dari 5%. Salah satu penyebab anemia antara lain kurangnya asupan zat besi yang dapat mengganggu proses pembentukan sel darah merah. Terapi standar untuk mengatasi anemia yaitu dengan pemberian tablet tambah darah. Efek samping yang ditimbulkan menyebabkan ketidakpatuhan konsumsi tablet tambah darah. Belut sebagai pangan lokal yang dikombinasi dengan hati ayam mengandung tinggi zat besi menjadi inovasi terbaru yang berpotensi sebagai terapi alternatif dalam mengatasi anemia.Tujuan: Menganalisis pengaruh kombinasi belut dan hati ayam terhadap kadar hemoglobin, besi serum, TIBC dan saturasi transferin pada tikus betina model anemia.Metode: Jenis penelitian yaitu eksperimental laboratorium dengan rancangan pre posttest with control group design. Subjek penelitian tikus putih galur Wistar betina berjumlah 30 ekor dibagi enam kelompok dengan satu kelompok kontrol normal (KN) tanpa perlakuan, kontrol negatif (K-) diberikan diet rendah besi, kontrol positif (K+) diberikan suplementasi Fe, perlakuan 1 (P1) diberikan hati ayam 1,2 g/200 gBB, perlakuan 2 (P2) diberikan kombinasi belut dan hati ayam 1,3 g/200 gBB dan perlakuan 3 (P3) diberikan kombinasi belut dan hati ayam 2,6 g/200 gBB. Pemodelan anemia diberikan pakan AIN-93M rendah besi dan minum teh hitam selama 10 hari. Perlakuan dilakukan selama 28 hari. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan one-way ANOVA dengan perbedaan signifikan apabila p<0>Hasil : Peningkatan Hb signifikan pada kelompok perlakuan tertinggi kelompok P1 (4,87±0,174 g/dL) dan P3 (4,81±0,057 g/dL), peningkatan tidak berbeda signifikan dibandingkan dengan kelompok K- (4,46±0,362 g/dL). Kelompok P1 (23,15±0,739 µg/dL) dan P2 (23,13±0,679 µg/dL) memiliki peningkatan besi serum lebih tinggi dibandingkan P3 (22,57±1,351 µg/dL) dan berbeda signifikan dibandingkan kelompok K- (17,63±0,261 µg/dL). Terdapat penurunan nilai TIBC namun tidak berbeda signifikan antara kelompok K+, P1, P2 dan P3 dengan kelompok K- (27,43±3,37 g/dL). Peningkatan saturasi transferin kelompok P1 (15,8±0,240%) dan P2 (15,62±0,394%) meningkat lebih tinggi dan tidak berbeda signifikan antara kelompok K+, P1, P2 dan P3 dengan kelompok K-. Peningkatan kadar Hb, besi serum, saturasi transferin dan penurunan TIBC diperoleh lebih tinggi P1 dibandingkan kelompok P2 dan P3secara statistik tidak berbeda signifikan p>0,05. Kesimpulan : Pemberian kombinasi belut dan hati ayam selama 28 hari meningkatkan Hb, besi serum dan saturasi transferin serta menurunkan TIBC pada tikus betina model anemia dengan peningkatan berbeda signifikan pada besi serum.
| Penulis Utama | : | Iis Sulastri |
| Penulis Tambahan | : | - |
| NIM / NIP | : | S532308050 |
| Tahun | : | 2025 |
| Judul | : | Pengaruh Kombinasi Belut (Monopterus albus) dan Hati Ayam terhadap Kadar Hemoglobin dan Parameter Status Besi pada Tikus Betina Model Anemia |
| Edisi | : | |
| Imprint | : | Surakarta - Sekolah Pascasarjana - 2025 |
| Program Studi | : | S-2 Ilmu Gizi |
| Kolasi | : | |
| Sumber | : | |
| Kata Kunci | : | Anemia, Belut, Hati Ayam, Hemoglobin, Status Besi. |
| Jenis Dokumen | : | Tesis |
| ISSN | : | |
| ISBN | : | |
| Link DOI / Jurnal | : | https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJGHR/article/view/5986 |
| Link DOI | : | https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJGHR/article/view/5986 |
| Status | : | Public |
| Pembimbing | : |
1. Dr. Wachid Putranto, dr., Sp.PD-KGH FINASIM 2. Dr. Lilik Wijayanti, dr. M.Kes |
| Penguji | : |
1. Prof. Dono Indarto, dr., M. Biotech, St, Ph.D., AIFM 2. Dr. Muthmainah, dr., M.Kes |
| Catatan Umum | : | |
| Fakultas | : | Sekolah Pascasarjana |
| Halaman Awal | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
|---|---|---|
| Halaman Cover | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB I | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB II | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB III | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB IV | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB V | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB Tambahan | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| Daftar Pustaka | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| Lampiran | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |