Melon merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang dikenal karena rasa manis dan kandungan gizinya yang kaya. Salah satu metode untuk meningkatkan produktivitas melon adalah melalui penggunaan pupuk organik berbasis asam amino, yang dapat mempercepat pertumbuhan, meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara, serta memperbaiki kualitas hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) asam amino terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon serta menentukan konsentrasi optimal untuk memperoleh performa maksimum.Penelitian dilaksanakan di Desa Andongrejo, Kecamatan Blora, Provinsi Jawa Tengah pada bulan November 2024 hingga Februari 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor dan tiga ulangan. Faktor yang diuji adalah konsentrasi POC asam amino (1; 2; dan 3 mL L⁻¹). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, bobot dan volume buah, tingkat kemanisan buah (°Brix), serta diameter buah vertikal dan horizontal.
Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf signifikansi 95%, dan apabila terdapat perbedaan nyata, analisis dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk asam amino berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Konsentrasi 3 mL L⁻¹ menghasilkan pertumbuhan dan hasil tertinggi, dengan peningkatan nyata pada tinggi tanaman, luas daun, bobot buah, dan volume buah. Konsentrasi ini juga menunjukkan korelasi positif terhadap tingkat kemanisan buah. Oleh karena itu, konsentrasi 3 mL L⁻¹ direkomendasikan sebagai konsentrasi optimal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman melon