Penulis Utama : Nuraini Afifah
NIM / NIP : B0515032

-Penelitian ini membahas tentang: (i) teknik penerjemahan majas dalam buku Khulafā Ar-Rasūl (KA) dan (ii) kualitas terjemahan majas dalam buku Khulafā Ar-Rasūl. Data dalam penelitian adalah 99 teks majas yang terdiri dari majas hiperbola berjumlah 33 data, majas personifikasi berjumlah 28 data dan majas simile berjumlah 38 data. Data  yang digunakan dalam penelitian ini adalah majas hiperbola, majas personifikasi dan majas simile yang telah diterjemahkan ke dalam buku KA. Survei melibatkan 3 orang  responden dengan fokus penelitian bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat, kuesioner dan wawancara mendalam. Adapun dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan.  Simpulan dalam penelitian ini adalah : ditemukan 13 jenis teknik penerjemahan dari ketiga  majas hiperbola, majas personifikasi dan majas simile. 13 jenis teknik penerjemahan tersebut adalah teknik adaptasi, amplifikasi, kalke, kompensasi, generalisasi, partikularisasi, reduksi, transposisi, modulasi, literal, amplifikasi linguistik, kreasi diskursiv dan kompresi linguistik. Teknik-teknik tersebut tersebar dalam 3 jenis variasi teknik yaitu; (i) variasi tunggal sebanyak 79 data, (ii) variasi kuplet sebanyak 16 data, dan (iii) variasi triplet sebanyak 4 data.    Majas simile memiliki aspek keakuratan 2,7 /akurat/, aspek  keberterimaan 2,6 /berterima/, dan aspek keterbacaan 2,5 /keterbacaan sedang/. Majas personifikasi memiliki aspek keakuratan 2,6 /akurat/, aspek  keberterimaan 2,6 /berterima/, aspek keterbacaan 2,5 /keterbacaan /sedang/. Adapun majas hiperbola memiliki aspek keakuratan 2,5 /kurang akurat/, aspek keberterimaan 2,5 /kurang berterima/,  dan aspek keterbacaan 2,5 /keterbacaan sedang/.  Akurat berarti tidak terjadi distorsi makna dalam penerjemahan majas. Kurang akurat berarti dalam penerjemahan majas masih terdapat distorsi makna yang mengganggu keutuhan pesan majas. Berterima artinya terjemahan majas sudah sesuai dengan kaidahkaida bahasa Indonesia. Kurang berterima artinya terjadi sedikit masalah pada penggunaan istilah teknis atau kesalahan gramatikal. Tingkat keterbacaan sedang artinya umumnya terjemahan majas dapat dipahami, namun terdapat bagian tertentu yang harus dibaca lebih dari satu kali untuk memahami terjemahan.   Kata kunci: majas, teknik penerjemahan, kualitas terjemahan. 

×
Penulis Utama : Nuraini Afifah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0515032
Tahun : 2019
Judul : Teknik dan kualitas penerjemahan majas dalam buku khulafa ar-rasul karya Khalid Muhammad Khalid
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - FAK. ILMU BUDAYA - 2019
Program Studi : S-1 Sastra Arab
Kolasi :
Sumber : UNS-FAK. ILMU BUDAYA Prog. Sastra Arab-B0515032-2019
Kata Kunci : majas, teknik penerjemahan, kualitas terjemahan.
Jenis Dokumen : Skripsi lama (sebelum 2022)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Muhammad Yunus Anis, S.S., M.A.
2. Abdul Malik, S.S., M.Hum.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.